Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Beresiko Penularan Bahaya HIV/AIDS Pada Remaja

Detail Cantuman

Skripsi

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Beresiko Penularan Bahaya HIV/AIDS Pada Remaja

XML

Remaja merupakan kelompok risiko tinggi dan rentan terhadap
masalah seksualitas, NAPZA, penggunaan jarum suntik bersamaan, yang
merupakan salah satu faktor berisiko meyebabkan penularan HIV-AIDS. Data
Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menyatakan kasus HIV/AIDS di malang
sebanyak 460 kasus. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan
tingkat pengetahuan dengan perilaku beresiko penularan bahaya HIV/AIDS
pada remaja. Desain penelitian ini yaitu observasional analitik dengan
pendekatan cross sectional. Sampel yang diambil menggunakan teknik nonprobability sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dari 154
responden. Pengambilan data menggunakan kuisioner dan uji spearman rank.
Hasil uji spearman rank bahwa variabel pengetahuan dengan perilaku
beresiko penularan bahaya HIV/AIDS pada remaja terdapat hubungan.
Terdaoat beberapa berilaku beresiko prnularan HIV/AIDS yaitu pengetahuan,
sikap, sumber informasi, peran orangtua. tingginya frekuensi upaya
pencegahan HIV/AIDS dapat berdampak positif dalam menekan laju
penularan HIV/AIDS. Hal ini karena jika pada masa remaja mereka cenderung
melakukan upaya pencegahan yang baik maka saat dewasa. Dengan nilai r =
0,178 dan nilai signifikasi 0,026 < 0,05. Berdasarkan penelitian dapat
disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan yang baik pada remaja akan
menghasilkan perilaku positif juga terhadap pencegahan HIV/AIDS


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Wati, Elsa Aprizia - Personal Name
Student ID
Dosen Pembimbing
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Universitas Kepanjen : Kepanjen.,
Edisi
Subyek
No Panggil
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail