Skripsi
Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Sosial Tik-Tok Terhadap Pencegahan Penularan HIV/AIDS pada Remaja Usia 13-15 Tahun (di MTs Walisongo Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang)
XMLHIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan retrovirus yang menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media sosial Tik Tok terhadap pencegahan penularan HIV/AIDS pada remaja usia 13-15 tahun di MTs. Walisongo Kec. Ampelgading Kab. Malang.
Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan pada satu kelompok (pretest-posttest). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 75 responden.
Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi yang kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Dari hasil penelitian, rata-rata pada pretest adalah 31.13 dan setelah posttes meningkat, rata-rata adalah 87.16. Berdasarkan uji Wilcoxon, nilai signifikan diperoleh nilai P<0.001 yang artinya terdapat pengaruh setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media sosial Tik Tok.
Dengan mayoritas responden yang masih remaja, pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media sosial Tik Tok mampu mempengaruhi tingkat pengetahuan remaja terkait pencegahan penularan HIV/AIDS
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Putri, Yevin - Personal Name
|
| Student ID | |
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI | |
| Edisi | |
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | : Kepanjen., 2023 |
| Edisi | |
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright | |
| Doi |








