<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>C:\xampp_repository\htdocs\repository\lib\detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="497">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Asuhan Keperawatan pada Klien Diabetes Mellitus dengan Gangguan Integritas Kulit di Desa Bantur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIYANTO, AHMAD</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Karya Tulis Ilmiah]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Diploma III]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Gangguan Integritas Kulit pada penderita diabetes melitus dapat terjadi karena adanya kerusakan organ pankreas yang tidak dapat memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Apabila di dalam tubuh kekurangan hormon insulin maka akan mengakibatkan hiperglikemia sehingga suplai darah ke jaringan atau darah tidak cukup. Hal ini dapat mengakibatkan kekebalan tubuh dapat menurun serta mudah beresiko infeksi, jika mengalami luka sulit sembuh, apabila tidak ditangani menjadi nekrosis sampai menyebabkan gangrene sehingga muncul masalah kerusakan gangguan integritas kulit. Jika sudah seperti itu penatalaksaan yang perlu dilakukan yaitu perawatan luka, perawatan luka dilakukan untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi akibat luka gangrene.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pengkajian, penentuan diagnosa, perencanaan tindakan dan implementasi yang telah dilakukan pada pasien DM dengan gangguan integritas kulit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 2 pasien dengan diagnosa yang sama.
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 4x dalam 2 minggu dengan tindakan perawatan luka, dapat disimpulkan gangguan integritas belum teratasi. Kondisi luka pasien pertama nekrosis sudah berkurang, bau tidak sedap berkurang, frekuensi pus menurun dan kemerahan di sekitar luka juga mulai beerkurang. Sedangkan  pasien kedua kondisi luka tidak sebagus pasien pertama dimana  frekuensi pus, bau tidak sedap dan nekrosis masih ada. Hal ini belum mencapai target luaran yang diharapkan yaitu perfusi jaringan meningkat, kerusakan jaringan menurun, kerusakan lapisan kulit menurun, kemerahan menurun, tekstur kulit membaik, nekrosis menurun.
Selain perawatan luka, pola makan juga menjadi faktor penting dalam proses penyembuhan luka. Hal ini sesuai dengan The National Service Frame Work For Diabetes, 2011 yaitu pengendalian kadar glukosa darah dengan mengatur pola makan dapat mempercepat proses pertumbuhan jaringan. Dibuktikan dengan Tn. K yang mengatur pola makan kondisi luka lebih bagus dibandingakn Tn. A yang tidak mengatur pola makan</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[0]]></ministry><studentID><![CDATA[]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><departementID><![CDATA[]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Universitas Kepanjen Repository Universitas Kepanjen]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2131" url="" path="/COVER.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[COVER]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="2132" url="" path="/ABSTRAK.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ABSTRAK]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="2133" url="" path="/BAB I.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[BAB I]]></slims:digital_item>
<slims:digital_item id="2134" url="" path="/DAFTAR PUSTAKA.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[DAFTAR PUSTAKA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[497]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-28 09:33:12]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-10-28 09:33:12]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>